Strategi Crossover Moving Average Golden Cross dan Death Cross
Ini adalah strategi moving average linear yang sangat klasik. Strategi ini menggunakan TENKAN dan KIJUN dua periode yang berbeda dari moving average untuk membentuk sinyal forks dan forks untuk operasi panjang dan pendek.
Prinsip Strategi
Strategi ini terutama didasarkan pada metode analisis teknis saham Jepang yang disebut "tabel keseimbangan pertama", yang menggunakan beberapa rata-rata bergerak seperti garis TENKAN dan garis KIJUN untuk menilai arah tren pasar.
Pertama, garis TENKAN adalah garis 9 hari, yang mewakili tren jangka pendek; garis KIJUN adalah garis 26 hari, yang mewakili tren jangka menengah. Ketika jangka pendek melewati pertengahan, menghasilkan sinyal beli; ketika jangka pendek melewati pertengahan, menghasilkan sinyal jual.
Kemudian, strategi ini juga memperkenalkan garis udara dan garis awan cahaya. Garis udara adalah rata-rata rata-rata bergerak jangka pendek dan menengah, dan garis awan cahaya B adalah rata-rata bergerak 52 hari.
Akhirnya, untuk memfilter sinyal palsu, strategi ini juga mendeteksi apakah harga terkait dengan garis OTO (garis keterlambatan harga 26 hari) dan hanya menghasilkan sinyal beli ketika harga berada di bawah garis OTO; hanya menghasilkan sinyal jual ketika harga berada di atas garis OTO.
Keunggulan Strategis
Ini adalah strategi rata-rata bergerak yang sangat khas, dengan tiga keuntungan utama:
-
Dengan menggunakan garis rata-rata dari dua periode yang berbeda, dapat secara efektif menilai arah tren dalam dua dimensi waktu jangka pendek dan menengah.
-
Menggunakan garis awan cahaya untuk menilai tren jangka panjang, untuk menghindari melihat lebih banyak di pasar bearish jangka panjang.
-
Dengan mendeteksi hubungan antara harga dan harga penundaan, Anda dapat menyaring banyak sinyal palsu dan mengurangi transaksi yang tidak perlu.
Oleh karena itu, strategi ini memanfaatkan berbagai fungsi garis rata-rata secara komprehensif, sehingga dapat secara berurutan dan tepat waktu menangkap peluang tren dalam tiga dimensi waktu pendek, menengah, dan panjang.
Risiko Strategis
Risiko utama dari strategi ini adalah:
-
Strategi rata-rata mudah menghasilkan banyak sinyal palsu. Jika tidak dapat mengatur parameter dengan baik, Anda akan dipenjara karena sering berdagang.
-
Strategi ini berfokus pada aspek teknis dan tidak mempertimbangkan faktor-faktor mendasar. Jika ada perubahan besar dalam kinerja perusahaan atau kebijakan pasar, sinyal teknis juga dapat gagal.
-
Strategi ini hanya mempertimbangkan keputusan untuk membeli dan menjual, tanpa pengaturan mekanisme stop loss. Jika penilaian salah, kerugian dapat meningkat.
Oleh karena itu, kita perlu mencari sistem linear yang lebih canggih, atau menetapkan stop loss yang masuk akal, atau menambahkan sinyal fundamental, untuk lebih menyempurnakan strategi ini dan mengurangi risiko.
Arah optimasi strategi
Strategi ini juga dapat dioptimalkan dalam beberapa hal:
-
Mencari kombinasi parameter yang lebih stabil dan efisien. Kita dapat menemukan nilai parameter yang membuat kinerja strategi lebih baik dengan lebih banyak pengulangan data.
-
Peningkatan mekanisme stop loss. Stop loss yang masuk akal dapat secara efektif mengontrol kerugian maksimum dari strategi.
-
Menambahkan sinyal mendasar. Data seperti revisi ekspektasi kinerja dapat menilai prospek perusahaan, sehingga meningkatkan efektivitas strategi.
-
Optimalkan strategi garis OTO. Implementasi yang ada sangat sederhana, dan kita dapat mencari cara yang lebih stabil dan akurat untuk menilai hubungan harga dengan harga historis.
-
Sinyal pilihan saham yang digabungkan dengan rating dari faktor-faktor seperti PE, ROE, dan lain-lain, dapat menyaring beberapa indikator yang memiliki kualitas yang lebih buruk.
Meringkaskan
Ini adalah strategi rata-rata bergerak yang sangat khas dan praktis. Ini memperhatikan tren dalam tiga dimensi waktu pendek, menengah, dan panjang, dan menggunakan fungsi yang berbeda dari rata-rata untuk merancang sinyal perdagangan.
- 1

