Type/to search

Strategi Trading Berdasarkan Pembalikan dan Keluar dari Pivot Point

Common strategy
Created: 2024-04-30 15:57:54
Last modified: 2 years ago
1
Follow
1802
Followers

img

Ikhtisar

Strategi ini didasarkan pada Pivot Points untuk mengidentifikasi titik pembalikan pasar, dan melakukan trading berdasarkan hal tersebut. Ketika pasar membentuk Pivot High dalam 4 candle di sebelah kiri, strategi membuka posisi long; ketika pasar membentuk Pivot Low dalam 4 candle di sebelah kiri, strategi membuka posisi short. Stop loss strategi ditetapkan satu unit pergerakan harga minimum (syminfo.mintick) di atas/bawah harga pembukaan. Ada dua kondisi keluar: 1) Tutup posisi ketika pivot point arah berlawanan berikutnya muncul; 2) Tutup posisi ketika kerugian mengambang mencapai 30%.

Prinsip Strategi

  1. Menggunakan fungsi ta.pivothigh() dan ta.pivotlow() untuk menghitung Pivot High (swh) dan Pivot Low (swl) dalam rentang 4 candle kiri dan 2 candle kanan.
  2. Ketika Pivot High ada (swh_cond), perbarui harga tertinggi (hprice), dan ketika harga tertinggi saat ini lebih tinggi dari harga tertinggi sebelumnya, aktifkan kondisi entry long (le).
  3. Ketika kondisi entry long (le) terpenuhi, buka posisi long pada satu unit pergerakan harga minimum (syminfo.mintick) di atas Pivot High.
  4. Mirip dengan long, ketika Pivot Low ada (swl_cond), perbarui harga terendah (lprice), dan ketika harga terendah saat ini lebih rendah dari harga terendah sebelumnya, aktifkan kondisi entry short (se).
  5. Ketika kondisi entry short (se) terpenuhi, buka posisi short pada satu unit pergerakan harga minimum (syminfo.mintick) di bawah Pivot Low.
  6. Dalam fungsi exitAtNextPivot(), jika memiliki posisi long, tempatkan stop loss satu unit di bawah Pivot Low berikutnya; jika memiliki posisi short, tempatkan stop loss satu unit di atas Pivot High berikutnya.
  7. Dalam fungsi exitIfProfitLessThanThirtyPercent(), hitung persentase laba/rugi untuk posisi long dan short, dan tutup posisi jika kerugian melebihi 30%.

Keunggulan Strategi

  1. Pivot Point cukup baik dalam mencerminkan level support dan resistance pasar, merupakan indikator analisis teknikal yang umum digunakan, dan memiliki tingkat pengakuan pasar tertentu.
  2. Masuk saat breakout pivot point dapat menangkap peluang pembalikan pasar.
  3. Memiliki dua kondisi keluar: satu adalah keluar teknis berdasarkan pivot point arah berlawanan berikutnya, dan satu lagi adalah keluar manajemen risiko berdasarkan persentase kerugian, yang sampai batas tertentu dapat mengontrol drawdown strategi.

Risiko Strategi

  1. Indikator Pivot Point sendiri memiliki masalah lag dan sinyal yang sering, dan mungkin berkinerja buruk di pasar sideway.
  2. Parameter tetap 4 candle dan 2 candle mungkin tidak cocok untuk semua kondisi pasar, kurangnya kemampuan adaptasi dan fleksibilitas.
  3. Jarak stop loss dari harga entry relatif dekat (satu unit pergerakan minimum), sehingga dapat tersapu saat volatilitas pasar tinggi.
  4. Pengaturan stop loss 30% mungkin terlalu longgar, menghasilkan drawdown yang besar.

Arah Optimasi Strategi

  1. Dapat mencoba menggunakan jenis indikator Pivot Point lain, seperti Factor Pivot, Weighted Pivot, dll., untuk meningkatkan sensitivitas dan real-time indikator.
  2. Jumlah candle kiri dan kanan dapat dijadikan parameter input, dan nilai optimal dapat ditemukan melalui optimasi parameter.
  3. Level stop loss dapat dioptimalkan menjadi ATR atau stop loss persentase; yang pertama dapat menyesuaikan secara adaptif dengan volatilitas pasar, yang kedua dapat membatasi risiko dalam kisaran terkendali.
  4. Kondisi tutup posisi pada kerugian 30% dapat diperketat untuk mengurangi drawdown strategi. Selain itu, dapat juga menambahkan kondisi tutup posisi pada persentase keuntungan, sehingga mengelola baik keuntungan maupun kerugian mengambang.
  5. Dapat menambahkan filter lain berdasarkan breakout pivot point, seperti filter tren, filter volatilitas, dll., untuk meningkatkan kualitas sinyal.

Kesimpulan

Strategi ini membangun sistem trading dua arah berdasarkan indikator Pivot Point, dengan membeli pada Pivot High dan menjual pada Pivot Low untuk menangkap peluang pembalikan pasar. Strategi ini memiliki landasan teoretis dan nilai praktis tertentu, namun karena keterbatasan indikator Pivot Point itu sendiri, strategi ini mungkin menghadapi beberapa risiko dan tantangan dalam pelaksanaan sebenarnya. Dengan mengoptimalkan tipe indikator Pivot Point, parameter, filter, take profit/stop loss, dll., diharapkan dapat lebih meningkatkan ketahanan dan profitabilitas strategi.

Source
Pine
/*backtest
start: 2023-04-24 00:00:00
end: 2024-04-29 00:00:00
period: 1d
basePeriod: 1h
exchanges: [{"eid":"Futures_Binance","currency":"BTC_USDT"}]
*/

//@version=5
strategy("Pivot Reversal Strategy with Pivot Exit", overlay=true)

leftBars = input(4)
Strategy parameters
Strategy parameters
leftBars
rightBars
Comment
All comments (0)
No data
No data
  • 1
Forums
PINE Language
Get the app
iPhone Download
© 2015 - ∞ INVENTOR PTE LTD (SG)