Type/to search

Strategi Stop Loss Progresif Naik

Common strategy
Created: 2023-11-13 17:29:41
Last modified: 3 years ago
1
Follow
1802
Followers

img

Ikhtisar

Strategi trailing stop progresif adalah strategi yang sederhana namun sangat praktis, yang dapat mengingatkan Anda untuk menaikkan level stop loss secara bertahap saat harga naik.

Prinsip

Strategi ini pertama-tama menetapkan level stop loss awal pada 95% dari harga masuk saat posisi long dibuka. Kemudian ia akan mendefinisikan beberapa level stop loss yang lebih tinggi, masing-masing pada 100%, 105%, 110%, dan seterusnya dari harga masuk. Strategi akan memeriksa apakah harga terendah selama 7 hari terakhir telah menembus level stop loss sebelumnya; jika ya, maka level stop loss akan diatur ke level yang lebih tinggi tersebut. Dengan demikian, saat harga naik, level stop loss juga akan bergerak naik secara bertahap.

Secara spesifik, strategi mendefinisikan 8 level stop loss, yaitu 95%, 100%, 105%, 110%, 115%, 120%, 125%, dan 130% dari harga masuk. Strategi akan memeriksa apakah harga terendah selama 7 hari terakhir lebih tinggi dari level stop loss berikutnya; jika ya, maka stop loss akan diatur ke level yang lebih tinggi tersebut.

Misalnya, jika harga masuk adalah $100, maka stop loss awal adalah $95. Jika harga terendah dalam 7 hari terakhir naik ke $105, lebih tinggi dari level stop loss berikutnya yaitu $100, maka stop loss akan diatur ke $100. Jika terus naik ke $115, maka stop loss akan diatur ke $105, dan seterusnya.

Dengan demikian, saat harga naik, level stop loss juga terus bergerak naik, mewujudkan stop loss progresif, melindungi sebagian keuntungan. Pada saat yang sama, hal ini menghindari efek yang terlalu optimis yang dihasilkan oleh trailing stop biasa dalam backtest.

Keunggulan

Keunggulan terbesar dari strategi stop loss progresif ini adalah kemampuannya untuk menaikkan level stop loss secara bertahap seiring kenaikan harga, melindungi sebagian keuntungan, dan menghindari situasi di mana stop loss ditembus dan kemudian seluruh keuntungan langsung hilang.

Dibandingkan dengan trailing stop biasa, stop loss progresif tidak menghasilkan hasil yang terlalu optimis dalam backtest. Karena trailing stop biasa akan segera menurunkan level stop loss saat harga mengalami pullback, sehingga melewatkan proses pullback dan langsung memasuki kenaikan berikutnya. Namun, dalam perdagangan nyata, proses pullback tidak dapat dilewati. Hal ini menyebabkan strategi trailing stop biasa tidak dapat mencapai hasil backtest dalam perdagangan nyata.

Sementara itu, strategi stop loss progresif, karena level stop loss bergerak naik secara bertahap, dapat mencerminkan proses pergerakan stop loss dalam perdagangan nyata dengan lebih realistis dalam backtest, sehingga menghindari hasil yang terlalu optimis.

Selain itu, strategi ini menyediakan sinyal waktu untuk memodifikasi stop loss, sehingga trader dapat memodifikasi level stop loss sendiri. Banyak bursa tidak menyediakan fitur trailing stop, sehingga strategi ini lebih universal dan dapat diterapkan secara luas di berbagai platform perdagangan.

Risiko

Risiko terbesar dari strategi ini adalah kecepatan pergerakan naik stop loss mungkin tidak dapat mengimbangi kenaikan harga yang sangat cepat. Jika harga naik tajam dalam waktu yang sangat singkat, melewati beberapa level stop loss, maka stop loss hanya bisa bergerak naik secara lambat, sehingga tidak dapat melindungi keuntungan tepat waktu.

Risiko lainnya adalah trader mungkin melewatkan atau menunda waktu untuk memodifikasi level stop loss. Strategi ini hanya menyediakan sinyal waktu untuk modifikasi stop loss; penyesuaian level stop loss yang spesifik masih harus dilakukan oleh trader sendiri. Jika trader lalai dan tidak memodifikasi tepat waktu, atau terjadi penundaan dalam operasi modifikasi, hal ini dapat menyebabkan stop loss ditembus.

Optimasi

Strategi ini dapat dioptimalkan melalui cara-cara berikut:

  1. Optimalkan pengaturan persentase level stop loss agar lebih sesuai dengan volatilitas instrumen trading tertentu.
  2. Optimalkan parameter periode untuk melihat harga terendah, misalnya mengubahnya menjadi melihat harga terendah 5 atau 10 hari terakhir, untuk menyesuaikan dengan frekuensi volatilitas instrumen yang berbeda.
  3. Tambah jumlah level stop loss agar pergerakan naik stop loss lebih bertahap.
  4. Tambahkan logika untuk trailing take profit, sehingga level take profit juga dapat bergerak naik secara bertahap.
  5. Eksekusi operasi modifikasi stop loss secara otomatis, tanpa partisipasi manual, untuk mengurangi kesulitan operasi dan risiko keterlambatan.
  6. Tambahkan pengingat peristiwa untuk stop loss yang ditembus, untuk menghindari situasi di mana trader lalai terhadap stop loss yang telah ditembus.

Kesimpulan

Strategi trailing stop progresif adalah ide strategi yang sederhana dan praktis. Ia dapat menaikkan level stop loss secara bertahap seiring kenaikan harga, melindungi keuntungan sekaligus menghindari hasil simulasi trading yang terlalu optimis. Dibandingkan dengan trailing stop biasa, strategi ini lebih cocok untuk lingkungan trading nyata dan lebih mudah diterapkan di berbagai platform trading. Dengan mengoptimalkan persentase level stop loss, parameter harga terendah, jumlah level stop loss, dll., strategi ini dapat beradaptasi lebih baik dengan instrumen trading yang berbeda. Menggabungkannya dengan trailing take profit dan otomatisasi eksekusi stop loss dapat lebih lanjut mengurangi kesulitan operasi dan risiko.

Source
Pine
/*backtest
start: 2023-10-13 00:00:00
end: 2023-11-12 00:00:00
period: 1h
basePeriod: 15m
exchanges: [{"eid":"Futures_Binance","currency":"BTC_USDT"}]
*/

//@version=3

///Moving Stops Script///
///by ShanghaiCryto///
Comment
All comments (0)
No data
No data
  • 1
Forums
PINE Language
Get the app
iPhone Download
© 2015 - ∞ INVENTOR PTE LTD (SG)