Strategi Perdagangan Kuantitatif yang Melacak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
Ikhtisar
Strategi ini terutama melacak harga tertinggi sepanjang masa dari suatu sekuritas. Ketika harga turun ke persentase tertentu dari harga tertinggi, maka akan membeli, dan ketika harga menembus kembali harga tertinggi sepanjang masa, maka akan menjual. Ini adalah strategi trend following.
Prinsip Strategi
Strategi ini pertama-tama mencatat harga tertinggi sepanjang masa sekuritas sejak 1 Januari 2011, yang didefinisikan sebagai variabel highestHigh. Kemudian strategi ini menggambar garis horizontal dari harga tertinggi tersebut yang disebut allTimeHigh.
Selama proses berjalan, setiap hari diperiksa apakah harga tertinggi hari ini merupakan rekor baru. Jika ya, maka variabel highestHigh diperbarui dan garis horizontal allTimeHigh digambar ulang.
Strategi ini memiliki 3 garis horizontal penting:
buyzone = highestHigh * 0.9: Level 90% dari harga tertinggi, mewakili peluang pullback yang kuat.buyzone2 = highestHigh * 0.8: Level 80% dari harga tertinggi, mewakili posisi pullback yang cukup menarik.sellzone = highestHigh * 0.99: Level 99% dari harga tertinggi, mewakili peluang pembalikan tren.
Ketika harga turun ke garis level 80% (buyzone2), sinyal beli dikeluarkan. Ketika harga berhasil menembus kembali garis level 99% dari harga tertinggi (sellzone), sinyal jual (tutup posisi) dikeluarkan.
Dasar penilaian utama strategi ini adalah melacak harga tertinggi sepanjang masa dan garis level dengan berbagai persentase, yang merupakan strategi trend following yang khas.
Analisis Kelebihan
Kelebihan terbesar dari strategi ini adalah kemampuannya untuk menangkap tren kenaikan jangka panjang, dengan menunggu pullback untuk masuk, sehingga mencapai efek beli rendah jual tinggi. Kelebihan spesifiknya adalah sebagai berikut:
- Dapat menangkap peluang tren kenaikan jangka panjang saham; melacak harga tertinggi adalah dasar penting untuk menilai tren.
- Level pullback hingga 80% dari harga tertinggi mewakili rasio risiko-imbal hasil yang optimal, memastikan ruang keuntungan setelah kenaikan sekaligus membatasi risiko penurunan.
- Menggunakan 99% dari harga tertinggi sepanjang masa sebagai stop loss memungkinkan memaksimalkan keuntungan sambil mengendalikan risiko.
- Dapat digunakan untuk menguji apakah suatu saham memasuki peluang kenaikan struktural; rekor tertinggi baru menunjukkan peningkatan fundamental perusahaan.
- Parameter dapat disesuaikan dengan fleksibilitas tinggi, memungkinkan optimasi yang dipersonalisasi untuk saham yang berbeda.
Oleh karena itu, strategi ini memaksimalkan keuntungan dari tren kenaikan saham sambil menghindari risiko koreksi jangka pendek, menjadikannya strategi trend following dengan rasio risiko-imbal hasil yang baik.
Analisis Risiko
Risiko utama strategi ini adalah kemungkinan harga terus turun lebih rendah setelah pembelian, dengan probabilitas penurunan lebih lanjut. Risiko utama meliputi:
- Setelah pembelian, harga dapat terus turun atau bahkan gap down hingga limit down, berpotensi menyebabkan kerugian.
- Harga tertinggi sebenarnya mewakili puncak dari chase rally, sehingga momentum kenaikan selanjutnya mungkin tidak mencukupi.
- Jika parameter tidak diatur dengan benar, titik stop loss yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menimbulkan masalah yang berbeda.
- Frekuensi perdagangan mungkin rendah, dan mudah terpengaruh oleh faktor eksternal seperti pergerakan pasar secara keseluruhan.
- Tidak mempertimbangkan fundamental dan valuasi saham individual, sehingga dasar pemilihan saham relatif lemah.
Solusi utamanya adalah: mengevaluasi fundamental saham secara wajar untuk memastikan kualitas pemilihan saham; menyesuaikan parameter seperti rasio pembelian dan titik stop loss untuk mengoptimalkan strategi; mempertimbangkan penggabungan dengan strategi lain, dll.
Arah Optimasi
Arah optimasi utama dari strategi ini terletak pada penyesuaian parameter, aturan pemilihan saham, dan perbaikan metode stop loss. Spesifiknya adalah sebagai berikut:
- Mengoptimalkan indikator teknis untuk pembelian dan stop loss, misalnya mempertimbangkan indikator seperti KD, MACD untuk menghindari posisi puncak.
- Memperbaiki aturan pemilihan saham dengan menambahkan indikator fundamental dan valuasi untuk memastikan kualitas saham yang dipilih.
- Menyesuaikan rasio parameter secara dinamis, terhubung dengan pergerakan pasar secara keseluruhan untuk memastikan rasionalitas parameter.
- Menerapkan trailing stop loss atau time stop loss untuk mengoptimalkan metode dan posisi stop loss.
- Mempertimbangkan penggabungan dengan strategi faktor lain untuk membentuk model multifaktor guna meningkatkan stabilitas.
- Menambahkan indikator volume untuk menilai kekuatan, menghindari pemilihan saham yang berada di fase lesu setelah kenaikan.
Oleh karena itu, arah optimasi strategi ini terutama pada aturan pemilihan saham, penyesuaian parameter, dan perbaikan metode stop loss, untuk lebih meningkatkan stabilitas dan imbal hasil yang disesuaikan dengan risiko di atas dasar pelacakan tren awal.
Kesimpulan
Strategi ini termasuk dalam tipe tipikal trend following dengan melacak rekor tertinggi. Strategi ini secara efektif dapat menangkap tren kenaikan jangka panjang saham, memperoleh rasio risiko-imbal hasil yang relatif baik melalui teknik pullback. Namun, karena tidak mempertimbangkan faktor fundamental, stabilitas dan ketahanan risikonya relatif lemah. Arah optimasi kuncinya adalah memperbaiki aturan pemilihan saham, menyesuaikan parameter stop loss, dan mengoptimalkan mekanisme stop loss. Jika digabungkan dengan strategi lain melalui model multifaktor, maka dapat membentuk strategi kuantitatif pemilihan saham dan perdagangan dengan rasio risiko-imbal hasil yang sangat baik.
/*backtest
start: 2023-01-21 00:00:00
end: 2024-01-21 00:00:00
period: 1d
basePeriod: 1h
exchanges: [{"eid":"Futures_Binance","currency":"BTC_USDT"}]
*/
//@version=4
strategy("All-time-high", "ATH", overlay=true, initial_capital=10000, default_qty_value=100, default_qty_type=strategy.percent_of_equity, pyramiding=1, commission_type=strategy.commission.cash_per_contract, commission_value=0.000)
// input- 1

